Kemunculan ultrabook lebih sering digambarkan sebagai laptop ringan untuk aktivitas mobile yang memiliki daya operasional yang lama sehingga cocok dibawa bepergian. Sayangnya, ada beberapa keluhan pada model awal, mulai dari kinerja grafis yang terlalu “biasa” sampai ringkihnya struktur fisik akibat penekanan konsep yang lebih tipis dari laptop umumnya. Pandangan ini dirombak Dell lewat seri XPS 14 yang juga hadir dalam ukuran layar 15,6? lewat XPS 15.
Jika dibandingkan dengan pendahulunya (seri XPS 14z) ternyata terdapat perbedaan yang unik meski tetap senada dalam desain khas XPS. Dell XPS 14 memang tetap ramping (tebal 2cm) dengan warna perak yang terlihat mewah, namun casingnya kali ini terlihat amat kuat berkat penggunaan bahan almunium yang keras yang dipadu juga dengan material magnesium untuk area palmrest. Bagian dalam ultrabook sendiri juga memakai bahan silikon. Penggunaan bahan-bahan ini membuat panas yang hadir cepat disebar merata, namun juga berimbas pada bobot laptop yang melampaui 2kg sehingga justru kurang ideal disebut ultrabook.
Selain kuat pada bagian casing luar, layar 14?-nya yang memiliki resolusi 1600×900 piksel ini ternyata juga dilapis dengan bahan Corning Gorilla Glass yang terkenal sangat tangguh. Tampaknya Dell ingin XPS 14 tampil sebagai ultrabook yang “liat” mengingat akan sering dipakai pada kondisi di luar ruangan yang memiliki resiko terbentur/tergores benda keras. Dengan alasan yang sama baterai Li-polymer 8 sel pun pun dibuat menyatu sehingga tak bisa dibuka dan dilepas begitu saja dari luar.
Untuk kamu yang kadang bekerja pada kondisi yang kurang cahaya, Dell XPS 14 juga memiliki keyboard yang dilengkapi dengan fitur backlit. Mengetik pun jadi lebih mudah dilakukan.
Dell XPS 14 yang tersedia dengan prosesor Intel Core i5 dan Intel Core i7 kelas ultrabook ini dilengkapi memori utama 8GB dan tambahan kartu grafis Nvidia GeForce GT 630M. Modul grafis ini terbilang lumayan untuk melakukan render grafis 3D sehingga cocok juga dipakai bermain game 3D yang tidak terlalu berat. Sedikit kekurangan mungkin pada terbatasnya fasilitas I/O termasuk juga ketiadaan drive optik. Memang drive optik bukanlah kelengkapan standar buat ultrabook, namun seharusnya ada untuk laptop seberat ini.
Apa yang ditawarkan Dell kali ini lewat XPS 14-nya memang terlihat berbeda. Desainnya yang tangguh plus keunggulan baterai yang tahan lama tak ragu menepikan faktor bobot ringan yang biasanya menjadi poin plus ultrabook. Toh begitu, ultrabook unik macam ini menjadi alternatif mereka yang mobilitasnya tinggi dengan kinerja yang cukup gigih sekaligus memiliki desain yang tak ringkih. Sayang, untuk mendapatkan ini semua kamu harus membayar dengan harga yang tidak ringan.
(fer)
Hasil Uji
PCMark 7 Professional Edition 1.0.43DMark 11 Professional Edition 1.0.3.0Expression Encoder 4 SP2 4.0.4276.0Spesifikasi
Intel Core i7-3517U (dual core HT, 1,9GHz, cache L3 4MB)Intel HD Graphics 4000 + Nvidia GeForce GT 630MWiFi b/g/n, LAN, Bluetooth 3.0, 2 USB 3.0, HDMI, card reader (3 in 1), Mini DisplayPort, webcam 1,3MPWindows 7 Professional SP1 64bit*ECS Indo Jaya (021) 62312893
Rangkaian port I/Odikumpulkan di bagian kiri (kecuali card reader dan audio). Sayang tidak cukup lengkap/banyak, meski masih terdapat area lain yang mencukupi.
Pelat beremblem XPSdi sisi bawah ini ternyata dapat dibuka dengan jari (bagian segitiga). Kamu akan melihat serial number Windows dan serial lainnya termasuk informasi baterai.
+ Desain kokoh, spesifikasi mumpuni, baterai tahan lama.
- Relatif berat, tepian badan meruncing, harga tinggi.
Rating 7,2
Foto: dok. Dell
View the original article here
No comments:
Post a Comment